Minggu, 17 September 2017

Dr. Dirgantara Wicaksono. M.Pd. Rencana Hidup

RENCANA HIDUP

Saya Yolantri seorang mahasiswa yang sedang akan menyelesaikan S1 di Universitas Muhammadiyah Jakarta fakultas ilmu pendidikan dan alhamdulillah tahun 2017 bulan september saya memasuki semester 5 dan insyallah lulus di tahun 2019.  Saya anak ke tiga yang  selalu disayang oleh orang tua dan mereka selalu menyemangati saya dalam kegiatan belajar dan cita-cita, insyallah semua berjalan lancar. Pada tahun 2019 nanti saya ingin lulus dengan ipk tinggi dengan gelar S.Pd Sd.  
Tahun 2019 tahun yang menjadi tumpuan hidup dan jalan yang panjang,  selesai kuliah melamar kerja sebagai guru honorer di sekolah SD dengan bekal keahlian dan nilai yang saya dapat saat kuliah, Usia 22 saya mengikuti test PNS dan berharap lulus test PNS dan bekerja menjadi guru tetap  di  SD Negeri dan melanjutkan S2. Usia 23 menikmati hasil kerja yang saya dapatkan serta membahagiakan orang tua dan menabung. Usia 24 membeli rumah yang nyaman dan sesuai keinginan, membeli mobil, dll dan diangkat menjadi kepala sekolah dengan gaji yang lebih besar untuk membantu perekonomian orang tua saya.
Usia 25 saya menikah dengan pasangan hidup yang sesuai dengan kriteria yang saya inginkan dan menjalani hidup baru berdua. Usia 26 saya mempunyai anak pertama laki-laki dan anak kedua perempuan jadi saya ingin mempunyai 2 anak, mendidik kedua anak saya agar jadi anak yang soleh dan soleha, patuh kepada orang tua dan mendidik mereka agar menjadi orang sukses dan membanggakan, Usia 27 saya membuka usaha trevel dan mengembangkan usaha saya.

Usia 28 saya Naik haji dengan istri dan kedua orang tua, Usia 30 Travelling bersama keluarga maupun sahabat, Usia 31 menjadi orang sukses  menikmati hasil dari usaha yang saya buat namun tetap rendah hati dan membantu sesama serta merawat kedua orang tuaku dan mertua, mengunjungi mereka setiap bulannya, memberikan nafkah kepada mereka, Usia 39 saya menyekolahkan anak pertama hingga S2, Usia 41 saya menyekolahkan anak kedua hingga S2, Usia 50 menjadi contoh yang baik dilingkungan masyarakat, Usia 58 sudah pensiun menjalankan usaha yang saya buat dan  menikmati hasil dari usaha saya buat semasa muda, Usia 60 menikmati masa tua bersama istri tercinta, anak dan cucu, Usia 70 saya ingin meninggal secara baik-baik dan saya ingin dimakamkan didekat daerah pemakaman rumah saya agar nanti keluarga saya bisa menyekar makam saya tidak hanya setahun sekali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar